Pentingnya Peran Ayah dalam Membesarkan Anak

peran ayah dalam membesarkan anak

Bukan hanya ibu, seorang ayah memiliki peran yang sangat penting dalam membesarkan anak. Sama seperti ibu, kehadiran ayah dalam sebuah keluarga tentu tak tergantikan. Oleh karena itu, ayah perlu ikut serta dalam proses pendidikan anak di tengah keluarga. Lalu, apa saja peran ayah dalam membesarkan anak yang perlu diketahui?

3 Jenis Pola Asuh dalam Mendidik Anak

Seorang psikolog perkembangan, Diana Baumrind, mengelompokkan cara mendidik anak dalam 3 jenis, yaitu pola asuh otoriter, pola asuh berwibawa, dan pola asuh permisif.

  • Authoritarian

Pola asuh authoritarian atau otoriter adalah cara mengasuh anak dengan disiplin tinggi. Biasanya, orang tua dengan pola asuh seperti ini memiliki standard dan harapan yang sangat tinggi terhadap anaknya. Salah satu ciri dari pola asuh otoriter adalah menggunakan hukuman ketika seorang anak tidak melakukan atau mencapai apa yang diharapkan oleh orang tuanya.

  • Authoritative

Pola asuh authoritative atau berwibawa adalah cara mengasuh anak dengan memberikan kebebasan, tetapi tetap ada batasan-batasan yang harus dipenuhi. Disiplin dijalankan, tetapi tetap ada kebebasan yang bertanggung jawab. Diskusi bisa dilakukan, tetapi orang tua tetap menjadi penentu keputusan. Pola asuh seperti ini dianggap lebih efektif oleh banyak kalangan.

  • Permissive

Terakhir, pola asuh permisif adalah cara mengasuh anak dengan menggunakan memberikan banyak kebebasan, yang biasanya menimbulkan anak menjadi kurang disiplin. Orang tua dengan gaya asuh seperti ini biasanya memberikan kebebasan penuh terhadap anaknya untuk melakukan aktivitas yang mereka inginkan.

Ketiga jenis pola asuh ini menghasilkan perkembangan yang berbeda. Anak yang dididik dengan pola asuh otoriter cenderung akan menarik diri, tidak percaya diri, memendam kemarahan, dan ada hal-hal yang tidak sempat ia ungkapkan.

 

Sebaliknya, anak yang dibesarkan dengan pola asuh permisif akan tumbuh menjadi anak yang melakukan segala sesuatu sesukanya. Ia menyadari bahwa orang tua memperbolehkan melakukan apa pun karena merasa disayangi.

Figur atau peran ayah dalam membesarkan anak sangat penting, yaitu menciptakan keseimbangan dalam proses pendidikan di rumah. Dalam hal ini, pola asuh berwibawa adalah bagian dari peran ayah dan ibu secara bersama-sama. Ketika ayah memberikan tindakan disiplin, ibu menjadi sumber cinta, begitu pula sebaliknya. Keduanya merupakan kesatuan yang tidak bisa dipisahkan supaya anak mendapatkan didikan terbaik.

Peran Ayah dalam Membesarkan Anak di Setiap Tahap Perkembangan

Ibu dan ayah memiliki pendekatan yang berbeda terhadap anak dalam setiap tahap perkembangan yang dilalui. Dalam disertasi doktoralnya, seorang pengajar ilmu psikologi senior di Wellesley College, yaitu Sheila Brachfeld-Childmengatakan peran ayah dalam mendidik anak bersifat lebih aktif.

Ayah akan melambungkan anaknya ke udara dan mengajaknya berguling di lantai. Aktivitas seperti ini berguna untuk melatih gerak motorik kasar anak. Sementara itu, ibu akan melatih hal-hal yang berkaitan dengan motorik halus, seperti memainkan jari atau keahlian lainnya seperti bernyanyi. Kedua peran ini berbeda dan sangat penting dalam masa perkembangan anak menuju dewasa.

Hal ini pula yang disebutkan oleh Michael Lamb, profesor di jurusan psikologi, University of Cambridge. Lamb mengatakan bahwa anak akan mencari ayah ketika mereka ingin bermain dan mencari ibu ketika mereka stres atau sedih.

Khususnya bagi anak perempuan, peran ayah sangat penting dan berdampak dalam membangun harga diri mereka. Ayah juga berperan secara tidak langsung menentukan cara anak perempuan tumbuh menjadi wanita dewasa. Secara umum, anak akan meniru dan memahami apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan melalui kegiatan orang tua mereka.

Perbedaan Peran Seorang Ayah

Apabila diperhatikan, ada perbedaan yang cukup signifikan antara peran ayah dalam mendidik anak perempuan dan anak laki-lakinya. Ayah biasanya lebih ketat mendidik anak perempuan terutama pada masa remaja. Di sinilah ayah memainkan peran yang formatif.

Sebaliknya, bersama anak laki-laki, ayah akan mengalami perkembangan peran. Ketika semakin dewasa, hubungan keduanya lebih banyak dalam posisi hubungan pertemanan. Ini dianggap lebih efektif karena seorang anak laki-laki akan tumbuh seperti ayahnya.

Karena perkembangan zaman, peran ayah dan ibu kini sudah hampir sama. Banyak ayah yang piawai merawat anak dan banyak ibu yang lebih fokus mencari nafkah. Meskipun demikian, kedua peran tersebut sama pentingnya.

 

Dikutip dari huffingtonpost.com, Dr Gail Gross, seorang pakar parenting, mengatakan anak-anak yang dekat dan dicintai oleh ayahnya tidak memiliki masalah pada perilaku, bahkan tidak terkait narkoba atau alkhohol. Namun, jika peran ayah tidak berfungsi, anak biasanya mengalami banyak masalah seperti di sekolah.

Tidak hanya Ibu, peran ayah dalam membesarkan anak memang sangat penting dan vital. Oleh karena itu, ayah pun harus memantaskan diri supaya semakin layak untuk menjadi acuan dan teladan bagi anak-anaknya.

Sumber : www.harvestsupplement.com

Tagged

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*