Persaingan Bisnis Online Semakin Ketat

www.kaoskarakter-ezzeti.com

ayah_bunda

Selamat sore ezzetiers, ketemu lagi nih sama mimin ezzeti yang kece abiess.. haha lupakan*. Oke kali ini kita akan ngebahas salah satu perihal yang berbau persaingan dalam bisnis online, menjamurnya bisnis online membuat banyak orang menggeluti bisnis ini untuk memajukan usahnay mulai dari usaha kecil, mengeah maupun besar ya. Nih mimin habis nemu artikel yang mungkin bisa memotivasi sahabat grosir kaos karakter ezzeti untuk memajukan usahanya dibidang bisnis online.

Pertumbuhan dan perkembangan bisnis online belakangan ini terbilang luar biasa. Banyak toko online bermunculan dan melirik peluang bisnis e-commerce. Bahkan dengan penawaran yang menarik. Seperti diskon hingga 99% pada momen belanja online nasional beberapa hari lalu. Di sisi lain, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) justru masih enggan memanfaatkan dan melakukan pemasaran online. Padahal, model berjualan gaya baru ini bisa menjadi solusi untuk kendala pemasaran yang selama ini dikeluhkan. Karena dengan online, bisa meraih pasar dengan mudah. Tidak hanya pasar local, namun juga luar negeri.

Hal ini diungkapkan praktisi pemasaran praktisi pemasaran yang juga pengusaha online, Cucuk Rustandi, (15/12). Cucuk, yang sejak awal sudah gembar-gembor agar produk UMKM harus memanfaatkan online, mulai dari jangkauan pasar yang lebih luas, sehingga produknya lebih mudah dikenal calon konsumen. Kemudian promosi yang lebih murah, pemesanan lebih murah.

Di sisi lain, kelemahan online ini, pemilihan barang tidak bisa langsung, foto dan kenyataannya bisa saja tidak sama.”apalagi jika server web-nya down, dapat memperlambat bahkan bisa membatalkan proses transaksi,” ujarnya. “selain itu geliat UMKM untuk online juga kurang. Mungkin karena minimnya sumber daya manusia, sehingga kurang siap untuk bersikap,” tambahnya.

Dengan kondisi ini, di mana banyak toko-toko online yang saat ini bertumbuh, persaingan untuk pemasaran online pun semakin ketat. Apalagi sekarang, banyak inovasi baik daam harga maupun layanan yang menggiurkan. Menyikapinya, sebut Cucuk, UMKM harus inovatif, baik dalam hal produksi maupun pemasaran. “inovasi yang dilakukan harus sesuai dengan keinginan pasar,” jelasnya.

Karena produk-produk UMKM di Indonesia mulai digemari di luar negeri. “kembali lagi dengan bisnis online, produk UMKM juga bisa meraih pasar luar negeri,” sebutnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Cucuk mendorong agar pemerintah daerah untuk memfasilitsi UMKM di daerah untuk membuat media pemasaran online yang mumpuni. “toh angggaran pemda besar dan saya rasa cukup untuk membuat itu. Bayangkan jika, setiap daerah punya media seperti Matahari Mall baik layanan maupun kemampuan lainnya, UMKM Indonesia akan dikenal lho,” sambungnya.

Cucuk juga menambahkan, kedepan prospek dari bisnis online ini akan semakin membaik kendati makin banyak. Karena konsumen sudah tidak mau ribet, sampai-sampai ngojek aja pinginnya, tinggal pencet,” tuturnya.

Secara terpisah, Vinsensius Sitepu Chief Technology Officer (CTO) Puspantara menyebutkan hal serupa. Dalam partumbuhan e-commerce saat ini, umumnya masih memasarkan produk secara umum. Kedepan, akan tumbuh toko online yang menawarkan produk secara spesifik. “misalnya, khusus menawarkan produk otomotif, produk kecantikan, dan lainnya,” ujar Vinsensiu.

Dalam persaingan menurutnya, perang diskon yang ditawarkan toko online, merupakan hal yang lumrah dalam pemasaran. Dengan berbagai gaya, pemasaran secara online sebutnya, memang luar biasa dalam meningkatkan pemasaran. Karena marketnya membidik kalangan ekonomi menengah keatas. Ditambah lagi, tingkat kepercayaan masyarakat akan online pun semakin meningkat. Apalagi gaya hidup masyarakat pun makin tidak mau repot, jadi dengan berbelanja online menjadi lebih hemat dan lebih efisien. (sumber: medanbisnisdaily .com, oleh ledi munthe).

Nah itu dia sahabat supplier kaos karakter Bandung, gimana?  Tertarik, pastinya donk…  semoga bermanfaat ya.

Tagged

Leave a reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*